Vimalla Semoga istiqomah selalu dalam kebaikan.. Jakarta, Indonesia

Apa Itu Pencatatan Dividen Pada Laporan Keuangan?

1 min read

pencatatan dividen pada laporan keuangan

Pencatatan Dividen Pada Laporan Keuangan, Untuk kalian yang berkecimpung dalam dunia saham, istilah dividen sudah tidak asing lagi pada saat didengar. Pembagian keuntungan yang didapat dari dividen juga banyak diincar oleh para investor.

Tetapi, apakah kamu mengetahui bahwasannya istilah dividen juga eksis dalam dunia ilmu akuntansi.

Kami akan jelaskan kepada Anda semua, tentang apa itu dividen dalam artikel ini. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu Dividen dalam Akuntansi?

Dividen dalam akuntansi adalah istilah yang mengacu pada pembagian keuntungan perusahaan kepada para pemegang saham dalam periode tertentu. Oleh karena itu, besaran dividen yang didapatkan tiap investor akan berbeda-beda, tergantung seberapa besar jumlah saham yang dimiliki masing-masing investor. Perusahaan biasanya mengumumkan jumlah dividen per saham (DPS) yang akan dibagikan kepada para pemegang saham.

Dividen sendiri umumnya dibagikan tiap tahun karena berasal dari keuntungan tahunan perusahaan (payout ratio). pencatatan dividen pada laporan keuangan

Namun, perusahaan tidak wajib membagikan dividen karena ada masa dimana keuntungan perusahaan dialokasikan sebagai cadangan atau modal kerja tambahan.

Dividen yang dibagikan oleh perusahaan tidak perlu berupa cash, karena ada juga dividen yang dibagikan dalam bentuk kepemilikan saham (stocks) yang dikeluarkan perusahaan.

Ketentuan Pembagian Dividen Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.

Pada pasal 72 dan 73 dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, terdapat peraturan mengenai pembagian dividen, antara lain:
1. Besarnya dividen yang dibagikan diperoleh dari laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan, kecuali ditentukan lain dalam RUPS (pasal 72 ayat 2)
2. Dividen hanya boleh dibagikan apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif (pasal 72 ayat 3)
3. Perseroan dapat membagikan dividen interim sebelum tahun buku Perseroan berakhir sepanjang diatur dalam anggaran dasar Perseroan, dengan syarat jumlah kekayaan bersih Perseroan tidak menjadi lebih kecil daripada jumlah modal ditempatkan dan disetor ditambah cadangan wajib, dan tidak boleh mengganggu atau menyebabkan Perseroan tidak dapat memenuhi kewajibannya pada kreditor atau mengganggu kegiatan Perseroan (pasal 73 ayat 1,2, dan 3)
4. Pembagian dividen interim ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris (pasal 73 ayat 4)
Selengkapnya bisa kunjungi disini

Perhitungan Dividen

Sebelum masuk pada perhitungan dividen, Anda harus tahu 3 komponen perhitungan dividen. Ketiga komponen tersebut adalah laba bersih perusahaan, Dividend Payout Ratio (DPR), dan jumlah saham yang beredar (bagi perusahaan yang tidak go public).

Rumus Menghitung Dividen

Rumus untuk menghitung dividen bisa digunakan untuk pencatatan dividen pada laporan keuangan.

Dividen total = Laba Bersih x % DPR

Dividen per saham = Total dividen : Saham yang beredar

Vimalla Semoga istiqomah selalu dalam kebaikan.. Jakarta, Indonesia

Komponen Laporan Keuangan Dalam Perusahaan

Komponen laporan keuangan saat ini menjadi salah satu unsur yang harus ada dalam laporan keuangan, contohnya seperti neraca, laba rugi, dan arus kas. Komponen...
Vimalla
2 min read
×

Belajar Accurate Cuma 25 Ribu

Promo Belajar Accurate. Nikmati belajar accurate hanya 25 Ribu Rupiah.

Ambil Kelas