Vimalla Semoga istiqomah selalu dalam kebaikan.. Jakarta, Indonesia

Overview Bisnis Extra Joss : Naik Turunnya Bisnis

1 min read

overview bisnis extra joss

Overview bisnis extra joss – Siapa yang tidak kenal dengan minuman energi yang satu ini? Ya Extra Joss namanya, double ‘s’. Salah satu minuman energi yang sudah sangat terkenal di Indonesia ini ternyata mempunyai kisah unik yang jika kita ceritakan akan memberikan sebuah insight yang menarik dan bermanfaat sekali.

Kita akan awali dari kisah pertama yaitu tentang bagaimana terbentuknya minuman ber-energi ini. Mulai dari sejarahnya.

Sejarah Awal Mula Extra Joss

Berangkat dari keinginan banyak masyarakat yang ingin meminum minuman energi namun harga pada saat itu masih sangat mahal, terciptalah ide untuk membuat minuman ini.

Saat itu PT Bintang Toedjoe selaku yang membuat memulai Extra Joss sejak 14 Agustus 1994. Ide nama Extra Joss diperoleh karena mudah diingat, sederhana, berkesan segar dengan dua huruf “s” ganda yang kuat dan personality-nya cocok dengan produk sachet yang akan dikembangkan.

Kata “joss” berasal dari dialek pergaulan masyarakat Surabaya yang dikenal suka bersuara lantang dan blak-blakan. Di sana “joss” bermakna manjur atau oke.

Tidak mengherankan bila Bintang Toedjoe kemudian memilih Jawa Timur sebagai lokasi peluncuran perdana produk Extra Joss, khususnya di kota Surabaya dan Malang.

Baca Juga : Telkomsel dan Startup di Indonesia, Bentuk Dukungan Yang Ada

Perjalanan Bisnis Extra Joss

Soft launching produk Extra Joss dilakukan di Malang dan Surabaya sejak bulan November 1994. Setelah dipastikan bahwa semua berada di jalur yang benar, baru diadakan grand launching pada bulan April 1995, dengan distributor PT Wicaksana Overseas International.

Penayangan iklan melalui televisi dan radio dengan slogan terkenal “Buat Apa Beli Botolnya? Ini Biangnya” membuat produk Extra Joss mengalami ledakan sehingga terjadi kehabisan stok di mana-mana dan memacu pabrik beroperasi non-stop.

Dengan adanya slogan “Ini biangnya, buat apa beli botolnya” menjadikan produk ini menjadi semakin dikenal masyarakat dan berhasil menguasai pangsa pasar.

Extra joss menjadi produk yang sering dikejar – kejar oleh para pedagang, karena banyaknya permintaan.

Masa Turun Kejayaan Extra Joss

Dengan santainya extra joss karena banyaknya permintaan pasar yang minta, membuat extra joss serasa ditengah angin. Hal ini lah yang kemudian banyak dimanfaatkan oleh kompetitor untuk menyalip eksistensi dari extra joss.

Munculnya Hemaviton, dan Kukubima berhasil mengalahkan extra joss, branding yang baru mulai ditawarkan oleh kukubima, ditambahlagi dengan inovasi produk yang mereka miliki yaitu minuman energi yang berasa.

Ditengah maraknya kompetitor, extra joss justru membuat beberapa kesalahan strategi pemasaran, bisa dibilang extra joss keluar dari DNA nya sebagai minuman laki. Kesalahannya bisa dilihat dari salah merekrut artis gogon, yang mana notabene adalah seorang pelawak.

Baca Juga : 5 Contoh Ide Bisnis Startup yang Menjanjikan di Era Digital

Masa Kejayaan Extra Joss Kembali Naik

Extra joss yang mengalami penurunan dari segi share market value, mengambil kembali Simon Jonathan untuk menaikkan kembali pamor Extra Joss sebagai minuman ber energi no 1 di Indonesia.

Langkah yang dilakukan Simon adalah dengan mengembalikan kembali DNA asli extra joss sebagai minuman laki.

Hal ini terbukti dengan slogan – slogannya, yaitu Laki Fearless, Laki Minum Extra Joss, dan beberapa slogan lain.

Fokus utama Simon dalam hal ini juga adalah pendekatan kembali ke sales, dan ke keuangan karena perusahaan sedang dalam audit dan pajak.

Terbukti dengan kembalinya Simon ini Share Market Value dari Extra Joss kembali naik. Dari 2018 sampai dengan saat ini, Extra Joss selalu menjadi top brand dalam kategori minuman ber energi penambah tenanga non cair.

Bisa dilihat dalam index berikut ini :

https://www.topbrand-award.com/top-brand-index

 

Vimalla Semoga istiqomah selalu dalam kebaikan.. Jakarta, Indonesia
promo sdc ×

Mau Belajar Accurate?

Promo Belajar Accurate. Nikmati belajar accurate dan dapatkan sertifikatnya hanya kurang dari 200 ribu rupiah.

Ambil Kelas