Blog Szeto Consultants – Ketahui arti retensi adalah, jenis-jenisnya, serta perannya dalam bisnis. Kelola pembukuan dan retensi keuangan lebih mudah dengan Accurate Online dan Szeto Consultants.
Dalam dunia bisnis maupun akuntansi, istilah retensi sering digunakan, baik dalam konteks sumber daya manusia, pelanggan, maupun keuangan. Memahami apa itu retensi sangat penting agar perusahaan dapat menjaga stabilitas bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai pengertian retensi, jenis-jenisnya, contoh penerapan dalam bisnis, hingga bagaimana jasa pembukuan akuntansi dengan Accurate Online serta bimbingan dari Szeto Consultants dapat membantu perusahaan Anda.
Daftar Isi
Retensi adalah
Secara umum, retensi adalah kemampuan suatu organisasi untuk mempertahankan sesuatu dalam jangka waktu tertentu. Retensi dapat merujuk pada beberapa hal, antara lain:
-
Retensi karyawan → kemampuan perusahaan mempertahankan tenaga kerja yang berkualitas.
-
Retensi pelanggan → kemampuan bisnis menjaga pelanggan agar tetap setia membeli produk/jasa.
-
Retensi dalam akuntansi/keuangan → potongan atau penahanan sejumlah pembayaran dalam kontrak kerja (sering terjadi di proyek konstruksi) yang hanya akan dibayarkan setelah pekerjaan selesai sesuai kesepakatan.
Dengan kata lain, retensi berhubungan dengan upaya menjaga keberlangsungan hubungan atau aset agar perusahaan dapat berjalan lebih stabil dan berkelanjutan.
Jenis Retensi dalam Konteks Bisnis
-
Retensi Karyawan
Perusahaan berusaha menjaga agar karyawan tetap loyal, misalnya melalui gaji yang kompetitif, jenjang karir, dan lingkungan kerja yang sehat. -
Retensi Pelanggan
Fokus pada membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan agar mereka tidak berpindah ke kompetitor. -
Retensi Keuangan (Retention Money)
Dalam akuntansi proyek, retensi adalah sebagian pembayaran yang ditahan oleh pihak pemberi kerja kepada kontraktor sampai proyek dinyatakan selesai sesuai spesifikasi. Misalnya:-
Nilai proyek: Rp1.000.000.000
-
Retensi 5%: Rp50.000.000
-
Retensi baru dibayarkan setelah pekerjaan selesai atau setelah masa pemeliharaan.
-
Pentingnya dalam Bisnis
Mengapa retensi penting?
-
Menekan biaya → mempertahankan karyawan dan pelanggan lebih murah dibandingkan merekrut baru atau mencari konsumen baru.
-
Meningkatkan stabilitas keuangan → retensi keuangan memastikan kontraktor menyelesaikan proyek dengan kualitas baik.
-
Meningkatkan kepuasan dan loyalitas → baik pelanggan maupun karyawan merasa lebih dihargai jika ada upaya retensi yang baik.
Tantangan Mengelola Retensi
Mengelola retensi bukan hal yang mudah, terutama dalam konteks keuangan. Banyak perusahaan yang kesulitan memantau:
-
Besaran uang retensi yang ditahan/dikeluarkan.
-
Waktu jatuh tempo pencairan retensi.
-
Pencatatan akuntansi yang harus sesuai standar.
Kesalahan dalam pencatatan retensi bisa berdampak pada laporan keuangan yang tidak akurat.
Solusi Jasa Pembukuan Akuntansi dengan Accurate Online dan Szeto Consultants
Untuk membantu perusahaan dalam mengelola retensi keuangan, dibutuhkan sistem pembukuan yang akurat dan konsultan yang berpengalaman.
1. Accurate Online
Software akuntansi berbasis cloud ini memudahkan bisnis untuk:
-
Mencatat retensi proyek secara otomatis.
-
Memantau piutang, utang, dan kas dengan lebih transparan.
-
Membuat laporan keuangan real-time kapan saja dan di mana saja.
-
Mengurangi risiko kesalahan manual dalam pencatatan retensi.
2. Szeto Consultants
Sebagai konsultan berpengalaman di bidang akuntansi dan keuangan, Szeto Consultants dapat membantu perusahaan:
-
Menyusun strategi pencatatan retensi sesuai standar akuntansi.
-
Memberikan pelatihan penggunaan Accurate Online untuk manajemen retensi.
-
Memberikan bimbingan terkait pembukuan keuangan yang lebih efisien.
-
Mengoptimalkan laporan keuangan agar sesuai dengan kebutuhan bisnis dan peraturan yang berlaku.
Contoh Kasus Retensi
Misalnya, sebuah perusahaan kontraktor memenangkan proyek senilai Rp2.000.000.000 dengan ketentuan retensi 10%.
-
Nilai retensi = Rp200.000.000
-
Uang yang diterima selama proyek berjalan = Rp1.800.000.000
-
Sisa Rp200.000.000 akan dibayarkan setelah proyek selesai 100% dan melewati masa pemeliharaan.
Dengan Accurate Online, pencatatan transaksi ini bisa dibuat otomatis sehingga laporan keuangan tetap jelas dan transparan.
Retensi adalah upaya mempertahankan sesuatu dalam jangka waktu tertentu, baik karyawan, pelanggan, maupun uang dalam proyek. Dalam akuntansi, retensi biasanya merujuk pada penahanan pembayaran hingga pekerjaan proyek selesai.
Agar pengelolaan retensi lebih mudah, akurat, dan sesuai standar, gunakan Accurate Online sebagai software pembukuan yang praktis, serta manfaatkan keahlian Szeto Consultants sebagai konsultan akuntansi terpercaya.
Saatnya kelola retensi dan pembukuan bisnis Anda secara profesional bersama Accurate Online & Szeto Consultants.