Vimalla Semoga istiqomah selalu dalam kebaikan.. Jakarta, Indonesia

People Operations vs HR: Strategi Karyawan Modern

4 min read

People Operations Vs Hr  Strategi Karyawan Modern

Banner Promosi Prieds

Ilustrasi oleh Tiger Lily via Pexels

Szeto Consultants – Di era bisnis yang terus berkembang pesat, fungsi sumber daya manusia (SDM) telah bertransformasi dari sekadar administrasi menjadi pilar strategis yang vital. Konsep ‘People Operations’ muncul sebagai evolusi modern dari pendekatan HR tradisional, menawarkan fokus yang lebih mendalam pada pengalaman karyawan, pengembangan, dan kontribusi strategis terhadap tujuan perusahaan. Bagi banyak organisasi yang ingin tetap relevan dan kompetitif, memahami perbedaan fundamental antara People Operations dan HR, serta cara menerapkannya secara efektif, adalah kunci untuk membangun angkatan kerja yang tangguh dan adaptif. Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa People Operations bukan hanya sekadar nama baru untuk HR, melainkan sebuah filosofi yang mengubah cara perusahaan berinteraksi dengan aset terpentingnya: karyawan.

Memahami Esensi People Operations

People Operations adalah pendekatan holistik yang memandang karyawan sebagai ‘pelanggan internal’ yang pengalaman dan kebutuhannya harus diprioritaskan. Filosofi ini melampaui tugas administratif HR seperti penggajian, kepatuhan hukum, dan rekrutmen dasar. People Operations berorientasi pada penciptaan lingkungan kerja yang memberdayakan, memotivasi, dan mendukung pertumbuhan profesional serta pribadi karyawan. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap aspek perjalanan karyawan—mulai dari onboarding, pengembangan karier, keterlibatan, hingga potensi keberangkatan—selaras dengan visi dan misi strategis perusahaan.

Fungsi People Operations melibatkan pemanfaatan data dan analitik untuk membuat keputusan yang lebih cerdas mengenai manajemen talenta, budaya perusahaan, dan strategi kompensasi. Ini bukan hanya tentang memenuhi peraturan, tetapi tentang proaktif dalam membentuk budaya yang inklusif, produktif, dan inovatif. Ketika diterapkan dengan benar, People Operations dapat secara signifikan meningkatkan retensi karyawan, kepuasan kerja, dan pada akhirnya, kinerja bisnis secara keseluruhan.

Perbedaan Krusial antara People Operations dan HR Tradisional

Meskipun seringkali digunakan secara bergantian, People Operations dan HR tradisional memiliki perbedaan filosofi dan operasional yang signifikan:

1. Fokus dan Orientasi

HR Tradisional: Berfokus pada fungsi administratif, kepatuhan hukum, dan mitigasi risiko. Tugas utamanya meliputi manajemen penggajian, administrasi tunjangan, kepatuhan terhadap undang-undang ketenagakerjaan, dan penanganan keluhan.

People Operations: Berorientasi pada strategi dan pengalaman karyawan. Fokusnya adalah pada siklus hidup karyawan secara keseluruhan, dari saat mereka bergabung hingga saat mereka meninggalkan perusahaan. Ini melibatkan peningkatan keterlibatan, pengembangan talenta, pembentukan budaya yang kuat, dan pemanfaatan data untuk mengoptimalkan kinerja.

2. Pendekatan

HR Tradisional: Cenderung reaktif dan transaksional. Mereka seringkali merespons masalah atau permintaan yang muncul, dan tugas-tugasnya seringkali bersifat rutin dan terpisah.

People Operations: Proaktif dan strategis. Tim People Operations secara aktif mencari cara untuk meningkatkan pengalaman karyawan, mengidentifikasi tren, dan mengimplementasikan program yang mendukung tujuan bisnis jangka panjang. Mereka melihat setiap interaksi sebagai peluang untuk memperkuat hubungan karyawan dengan perusahaan.

3. Metrik Keberhasilan

HR Tradisional: Mengukur keberhasilan berdasarkan kepatuhan (compliance rate), efisiensi administratif, dan penyelesaian tugas.

People Operations: Mengukur keberhasilan berdasarkan dampak pada bisnis, seperti tingkat retensi karyawan, tingkat keterlibatan (employee engagement), produktivitas, kepuasan karyawan, dan kontribusi terhadap inovasi. Mereka menggunakan data untuk membuktikan Return on Investment (ROI) dari inisiatif karyawan.

4. Peran dan Keterlibatan

HR Tradisional: Seringkali dilihat sebagai departemen yang terpisah, kadang-kadang sebagai ‘penjaga gerbang’ peraturan.

People Operations: Terintegrasi lebih dalam dengan berbagai departemen dan kepemimpinan senior. Mereka adalah mitra strategis yang duduk di meja pengambilan keputusan untuk memastikan bahwa strategi SDM mendukung tujuan bisnis secara keseluruhan.

Manfaat Menerapkan People Operations yang Efektif

Mengadopsi pendekatan People Operations bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi tentang meraih keuntungan nyata bagi perusahaan:

  • Peningkatan Keterlibatan dan Retensi Karyawan: Dengan fokus pada pengalaman positif, karyawan merasa lebih dihargai dan termotivasi, mengurangi tingkat turnover dan biaya rekrutmen.
  • Peningkatan Produktivitas: Karyawan yang terlibat dan didukung cenderung lebih produktif dan inovatif.
  • Budaya Perusahaan yang Lebih Kuat: People Operations secara aktif membentuk dan memelihara budaya yang positif, inklusif, dan sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.
  • Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Data analitik memungkinkan pemimpin membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif terkait talenta dan strategi SDM.
  • Adaptabilitas Bisnis: Perusahaan menjadi lebih fleksibel dan mampu beradaptasi dengan perubahan pasar karena memiliki angkatan kerja yang resilient dan terampil.

Cara Menerapkan People Operations di Perusahaan Anda

Transisi dari HR tradisional ke People Operations membutuhkan perubahan pola pikir, proses, dan teknologi. Berikut adalah langkah-langkah kunci untuk mengimplementasikannya:

1. Ubah Pola Pikir dan Struktur Organisasi

Langkah pertama adalah mengubah perspektif internal. Pastikan tim manajemen memahami nilai strategis People Operations. Mungkin perlu restrukturisasi tim HR yang ada, mengalihkan fokus dari tugas administratif ke peran yang lebih konsultatif dan strategis. Berinvestasi dalam pelatihan untuk mengembangkan keterampilan analitis dan strategis tim Anda.

2. Fokus pada Pengalaman Karyawan (Employee Experience)

Petakan seluruh perjalanan karyawan, mulai dari saat mereka melamar pekerjaan, proses onboarding, pengembangan karier, hingga proses offboarding. Identifikasi ‘titik sentuh’ kritis di mana pengalaman karyawan dapat ditingkatkan. Buat kebijakan dan program yang dirancang untuk menciptakan pengalaman positif di setiap tahap, memastikan karyawan merasa didukung dan dihargai.

3. Adopsi Pendekatan Berbasis Data

Mulai kumpulkan dan analisis data terkait karyawan. Ini bisa mencakup data tingkat retensi, hasil survei keterlibatan, data kinerja, tingkat absensi, dan data pelatihan. Gunakan wawasan dari data ini untuk mengidentifikasi area masalah, mengukur efektivitas program People Operations, dan membuat keputusan yang lebih informatif dan strategis.

4. Manfaatkan Teknologi ERP Terintegrasi untuk People Operations

Untuk mengimplementasikan People Operations secara efektif, perusahaan membutuhkan fondasi teknologi yang kuat. Sistem lama atau ‘software akuntansi konvensional’ yang terpisah-pisah seringkali tidak cukup untuk menangani kompleksitas data dan kebutuhan interaksi karyawan modern. Di sinilah solusi Enterprise Resource Planning (ERP) terintegrasi seperti Odoo berperan sangat penting.

Odoo ERP menawarkan modul Human Resources yang komprehensif, dirancang untuk mendukung seluruh spektrum fungsi People Operations. Dengan Odoo, perusahaan dapat:

  • Manajemen Data Karyawan Terpusat: Simpan semua informasi karyawan, kontrak, dan dokumen penting dalam satu platform yang aman dan mudah diakses.
  • Automatisasi Penggajian dan Tunjangan: Sederhanakan proses penggajian yang kompleks, hitung pajak, dan kelola tunjangan karyawan dengan efisien, mengurangi kesalahan manual.
  • Manajemen Absensi dan Cuti: Karyawan dapat mengajukan cuti dan mengelola absensi mereka melalui portal mandiri, sementara manajer dapat menyetujui dengan mudah, membebaskan tim People Ops dari beban administratif.
  • Manajemen Kinerja: Lakukan evaluasi kinerja, tetapkan tujuan, dan berikan umpan balik berkelanjutan untuk mendukung pengembangan karyawan.
  • Rekrutmen dan Onboarding Efisien: Kelola seluruh proses rekrutmen, dari publikasi lowongan hingga wawancara dan penawaran, serta integrasi mulus karyawan baru ke dalam perusahaan dengan modul onboarding yang terstruktur.
  • Manajemen Pelatihan dan Pengembangan: Lacak riwayat pelatihan karyawan, identifikasi kebutuhan pengembangan, dan kelola program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja.
  • Analitik SDM Tingkat Lanjut: Dapatkan wawasan mendalam dari data karyawan melalui laporan dan dasbor yang dapat disesuaikan, memungkinkan pengambilan keputusan strategis yang lebih baik.

Mengimplementasikan Odoo ERP tidak hanya akan mengotomatiskan tugas-tugas administratif, tetapi juga menyediakan data dan alat yang dibutuhkan tim People Operations untuk bertindak lebih strategis. Sebagai konsultan berpengalaman, Szeto Consultants memiliki keahlian dalam implementasi Odoo ERP yang disesuaikan dengan kebutuhan unik perusahaan Anda. Kami membantu Anda merancang, mengkonfigurasi, dan mengintegrasikan solusi Odoo agar People Operations Anda berjalan dengan optimal, memastikan transisi yang mulus dan hasil yang terukur.

5. Promosikan Budaya Keterbukaan dan Komunikasi

Dorong komunikasi dua arah yang terbuka antara manajemen dan karyawan. Buat saluran bagi karyawan untuk memberikan umpan balik, mengajukan pertanyaan, dan menyampaikan kekhawatiran. Budaya yang transparan membangun kepercayaan dan memberdayakan karyawan untuk merasa lebih memiliki.

6. Evaluasi dan Iterasi Berkelanjutan

People Operations bukanlah inisiatif sekali jalan. Teruslah mengevaluasi efektivitas program dan kebijakan Anda. Gunakan umpan balik karyawan dan data kinerja untuk mengidentifikasi area yang perlu perbaikan dan beradaptasi sesuai kebutuhan. Lingkungan bisnis terus berubah, dan People Operations yang efektif harus mampu beradaptasi.

Kesimpulan

People Operations merepresentasikan pergeseran paradigma dalam pengelolaan sumber daya manusia, dari fungsi pendukung administratif menjadi mitra strategis yang berinvestasi pada pertumbuhan dan kesejahteraan karyawan. Dengan fokus pada pengalaman, data, dan integrasi strategis, perusahaan dapat membangun angkatan kerja yang lebih produktif, terlibat, dan loyal. Untuk mewujudkan potensi penuh People Operations, memanfaatkan teknologi canggih seperti Odoo ERP adalah langkah krusial. Szeto Consultants siap menjadi mitra strategis Anda dalam mengimplementasikan Odoo ERP, membantu perusahaan Anda membangun fondasi yang kuat untuk People Operations yang sukses dan mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.

💡 Butuh Solusi Sistem Digital Terintegrasi?

Kelola rantai pasok dan operasional gudang Anda secara real-time dengan Prieds Technology. Jangan biarkan selisih stok menghambat laju bisnis Anda.

Konsultasikan kebutuhan implementasi WMS dan automasi gudang bersama tim ahli Szeto Consultants.

Pelajari Solusi WMS Prieds »

Banner Promosi Mekari KlikPajak

Vimalla Semoga istiqomah selalu dalam kebaikan.. Jakarta, Indonesia
promo sdc ×

Mau Belajar Accurate?

Promo Belajar Accurate. Nikmati belajar accurate dan dapatkan sertifikatnya hanya kurang dari 200 ribu rupiah.

Ambil Kelas