
Szeto Consultants โ Industri asuransi di Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan dengan implementasi Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117. Standar baru ini, yang mengadopsi IFRS 17 secara lokal, dirancang untuk meningkatkan transparansi dan komparabilitas laporan keuangan perusahaan asuransi, namun tak dapat dimungkiri membawa tekanan signifikan terhadap operasional dan sistem yang ada. Menyadari tantangan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikabarkan tengah menyiapkan relaksasi, sebuah indikasi betapa kompleksnya adaptasi yang dibutuhkan industri.
PSAK 117 fundamentally mengubah cara kontrak asuransi diakui, diukur, dan disajikan dalam laporan keuangan. Ini bukan sekadar perubahan angka, melainkan restrukturisasi fundamental terhadap model valuasi liabilitas dan pendapatan, membutuhkan data yang lebih granular, perhitungan aktuaria yang canggih, serta pelaporan yang jauh lebih detail. Tekanan yang dirasakan perusahaan asuransi berasal dari kebutuhan untuk merombak sistem akuntansi, manajemen data, dan proses bisnis mereka agar sesuai dengan standar baru ini, yang mana seringkali ‘software akuntansi konvensional’ atau sistem lama tidak mampu mengakomodasi kompleksitas tersebut.
Inisiatif OJK untuk memberikan relaksasi merupakan angin segar, memberikan ruang bagi perusahaan untuk bernapas dan menyesuaikan diri. Namun, relaksasi ini bukanlah solusi jangka panjang. Industri asuransi harus melihat momen ini sebagai katalisator untuk percepatan transformasi digital. Kepatuhan terhadap PSAK 117 dan regulasi lainnya di masa depan akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk mengelola data secara efisien, melakukan perhitungan kompleks secara otomatis, dan menghasilkan laporan keuangan yang akurat serta tepat waktu.
Di sinilah pentingnya adopsi sistem digital yang terintegrasi dan modern menjadi sangat krusial. Sistem manual atau ‘software akuntansi konvensional’ yang tidak terintegrasi tidak akan mampu memenuhi tuntutan pelaporan PSAK 117 yang mendalam dan dinamis. Perusahaan membutuhkan solusi yang dapat mengotomatisasi proses akuntansi, mengintegrasikan data dari berbagai departemen seperti penjualan, klaim, dan manajemen risiko, serta menyediakan visibilitas finansial secara real-time.
Untuk menghadapi tantangan ini dan mengubahnya menjadi peluang, Szeto Consultants merekomendasikan implementasi Odoo ERP. Sebagai solusi ERP all-in-one, Odoo menawarkan modul akuntansi dan keuangan yang sangat fleksibel dan dapat dikustomisasi untuk memenuhi kebutuhan spesifik PSAK 117. Dengan Odoo, perusahaan asuransi dapat mengintegrasikan seluruh operasi mereka, mulai dari pengelolaan kontrak, perhitungan premi dan klaim, hingga pelaporan keuangan yang sesuai standar. Odoo memungkinkan otomatisasi proses, mengurangi risiko kesalahan manual, meningkatkan akurasi data, dan mempercepat siklus pelaporan, memberikan perusahaan keunggulan kompetitif dalam lingkungan regulasi yang semakin ketat. Ini bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi juga tentang membangun fondasi operasional yang lebih kuat dan adaptif untuk masa depan.
Menavigasi lanskap regulasi yang terus berkembang seperti PSAK 117 memang menantang, namun dengan pendekatan yang tepat dan dukungan teknologi yang mumpuni, industri asuransi dapat mengubah tantangan ini menjadi peluang untuk inovasi dan efisiensi. Szeto Consultants siap bermitra dengan perusahaan Anda dalam perjalanan transformasi digital ini, memastikan adaptasi yang mulus dan berkelanjutan dengan solusi terbaik di kelasnya.
๐ก Butuh Solusi Sistem Digital Terintegrasi?
Kelola rantai pasok dan operasional gudang Anda secara real-time dengan Prieds Technology. Jangan biarkan selisih stok menghambat laju bisnis Anda.
Konsultasikan kebutuhan implementasi WMS dan automasi gudang bersama tim ahli Szeto Consultants.


