Szeto Consultants โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi memberikan kelonggaran waktu implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 tentang akuntansi sewa bagi perusahaan hingga Juni 2026. Keputusan ini, yang semula akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025, menjadi angin segar bagi berbagai entitas bisnis yang masih dalam tahap adaptasi atau persiapan. Perpanjangan ini memberikan kesempatan berharga bagi perusahaan untuk mengevaluasi kembali strategi kepatuhan akuntansi dan memperkuat infrastruktur sistem informasi mereka.
PSAK 117 sendiri merupakan standar akuntansi yang cukup kompleks, membawa perubahan signifikan dalam perlakuan akuntansi sewa, terutama bagi penyewa. Berbeda dengan standar sebelumnya, PSAK 117 mengharuskan hampir semua sewa dicatat dalam neraca sebagai hak guna aset dan liabilitas sewa, kecuali untuk sewa berjangka pendek atau sewa aset bernilai rendah. Implementasi standar ini menuntut perusahaan untuk melakukan reklasifikasi, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan yang lebih mendalam terkait kontrak sewa mereka.

Kompleksitas ini seringkali menjadi tantangan, terutama bagi perusahaan yang masih mengandalkan sistem akuntansi manual atau software konvensional yang tidak terintegrasi secara menyeluruh. Pengumpulan data kontrak sewa yang tersebar, perhitungan amortisasi hak guna aset, dan penyesuaian liabilitas sewa membutuhkan sistem yang canggih untuk memastikan akurasi dan kepatuhan. Kelonggaran dari OJK ini, selain menjadi bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi, juga diharapkan dimanfaatkan perusahaan untuk memastikan kesiapan penuh dalam mengadopsi standar akuntansi modern ini.
Di sinilah peran sistem Enterprise Resource Planning (ERP) menjadi krusial. Sebuah sistem ERP yang komprehensif dapat menyederhanakan proses implementasi PSAK 117 dengan mengintegrasikan data keuangan dari berbagai departemen, mengotomatiskan perhitungan kompleks, dan menghasilkan laporan yang akurat sesuai standar. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya memenuhi kewajiban kepatuhan, tetapi juga memperoleh visibilitas finansial yang lebih baik untuk pengambilan keputusan strategis.
Untuk menghadapi kompleksitas ini, solusi ERP modern seperti Odoo menjadi sangat relevan. Odoo menawarkan integrasi penuh antara modul akuntansi, keuangan, dan operasional lainnya, memungkinkan perusahaan untuk mengelola data sewa secara terpusat dan otomatis. Fitur-fitur seperti manajemen aset, pelacakan kontrak, dan pelaporan keuangan yang dapat disesuaikan, menjadikan Odoo pilihan ideal untuk memastikan kepatuhan terhadap PSAK 117 secara efisien. Dengan bantuan konsultan Odoo yang berpengalaman dari Szeto Consultants, perusahaan dapat mengimplementasikan sistem yang sesuai dengan kebutuhan PSAK 117, memastikan kepatuhan dan pelaporan yang akurat.

Oleh karena itu, manfaatkanlah kelonggaran waktu hingga Juni 2026 ini untuk tidak hanya menunda, tetapi justru mempercepat transformasi digital sistem akuntansi Anda. Investasi dalam sistem ERP yang tepat, seperti Odoo, bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan juga langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan daya saing bisnis di era ekonomi yang semakin dinamis.
๐ก Butuh Solusi Sistem Digital Terintegrasi?
Kelola rantai pasok dan operasional gudang Anda secara real-time dengan Prieds Technology. Jangan biarkan selisih stok menghambat laju bisnis Anda.
Konsultasikan kebutuhan implementasi WMS dan automasi gudang bersama tim ahli Szeto Consultants.


